Rabu, 15 Desember 2010

Kelemahan dan Kelebihan

Teknik Modul Audit Terpasang EAM (Embedded Audit Module)
    Modul audit terpasang adalah suatu segmen atau modul terprogram yang disiapkan ke dalam program aplikasi untuk memantau dan menghimpun data untuk tujuan audit.
Kelebihan:
  • Dalam pemberitahuan waktu nyata, transaksi terpilih atau akses yang terdeteksi diperagakan pada sebuah terminal auditor pada saat di tangkap oleh modul audit.
  • Dalam “pelabelan” modul audit “melabeli” transaksi dengan petunjuk khusus, sehingga data mengenai pemrosesan bias dikumpulkan.
  • Dalam “snapshotting” modul audit menangkap isi bidang penyimpanan primer pada titik-titik terpilih dalam pemrosesan transaksi terpilih oleh program aplikasi bersangkutan. Snapshot membantu auditor menemukan kesalahan dalam logika program.
  • Dala, penelusuran, suatu kegunaan system perangkat lunak menangkap jejak yang lengkap dari perintah yang dilaksanakan selama pemrosesan transaksi terpilih. Penelusuran juga membantu auditor menemukan kesalahan pemograman dan memahami fungsi program aplikasi secara terinci.
Kelemahan:
  • Waktu tambahan diperlukan untuk memproses transaksi, karena semua intruksi program dalam modul harus dilaksanakan untuk setiap transaksi.
  • Perancangan dan implementasi modul bias mahal, khususnya jika modul tersebut ditambahkan setelah program aplikasi sudah ada.
  • Waktu tambahan diperlukan untuk memproses transaksi, karena semua intruksi program dalam modul harus dilaksanakan untuk setiap transaksi.
  • Criteria pemilihan transaksi untuk tinkauan audit harus ditetapkan secara seksama oleh auditor.

Audit Command Language (ACL)
         Audit Command Language (ACL) adalah salah satu dari teknik Generalizes Audit Software. ACL for Windows dirancang khusus untuk menganalisa data dan menghasilkan laporan audit untuk user non-teknis sampai expert users. Dengan menggunakan ACL pekerjaan auditing akan jauh lebih cepat dibandingkan dengan proses auditing manual yang memerlukan waktu sampai berjam-jam bahkan sampai berhari-hari.

Kelebihan:
  • Mudah dalam penggunaan
  • Built-in audit dan analisis data secara fungsional
  • Kemampuan menangani ukuran file yang tidak terbatas
  • Kemampuan untuk membaca berbagai macam tipe data
  • Kemampuan untuk mengeksport hasil audit ke berbagai macam format data
  • Pembuatan laporan berkualitas tinggi
Kelemahan:

ACL tidak mampu membaca associated file, semacam  Index atau file Memo.



GAS(Generalize Audit Software)

      Suatu rangkaian program yang dirancang khusus untuk melaksanakan fungsi pengolahan data tertentu yang berkaitan dengan audit.

Kelebihan:
  • Mudah digunakan ( user friendly )
  •  Menghemat waktu ,  lebih singkat dibandingkan dengan manual
  •  Dapat mengakses berbagai file, sehingga lebih murah lebih cepat dalam melaksanakan pekerjaan
  • Meningkatkan keandalan beberapa aspek pemeriksaan, misal : penjumlahan, jumlah sampel dsb.
Kelemahan:
  • Tidak dapat digunakan untuk seluruh perangkat keras
  • Sangat mahal, karena organisasi yang diperiksa sifatnya unik.











Sabtu, 06 November 2010

Pengembang Sistem dan Prosedur Pemeliharaan yang tidak memadai

Tujuan:

  • Memverifikasi bahwa ada pengendalian untuk melindungi data, program, dan komputer dari akses secara tidak sah, manipulasi penghancuran dan pencurian.
  • Memverifikasi kecukupan supervisi dan prosedur operasi untuk mengimbangi kurangnya pemisahan berbagai pekerjaan antara pengguna, programer, dan operator.
  • Memverifikasi bahwa prosedur pemilihan dan pengadaan sistem menghasilkan aplikasi yang berkualitas tinggi, dan melindungi dari perubahan yang tidak sah.
  • Memverifikasi bahwa ada prosedur pembuatan cadangan untuk mencegah kehilangan data serta program karena kegagalan sistem, kesalahan, dan sebagainya.
  • Memverifikasi bahwa sistem bebas dari virus dan cukup terlindungi untuk meminimalkan resiko terinfeksi virus atau objek yang hampir sama lainnya.
Prosedur Audit :
  • Auditor harus memverifikasi bahwa mikrokomputer serta file-nya secara fisik terkendali. Komputer desktop seharusnya di buat permanen unutuk mengurangi peluang terjadinya pemindahan. kunci harus ada untuk menutup kemungkinan input dari keyboard dan drive A.
  • Auditor harus mengkonfirmasikan bahwa laporan transaksi yang di proses, daftar akun yang diperbarui, dan total pengendalian dibuat, disebarluaskan, dan direkonsiliasi oleh pihak manajemen yang terkait secara reguler dan tepat waktu.
  • Auditor harus memverifikasi dari struktur organisasi, deskripsi pekerjaan, dan observasinya bahwa para programer palikasi yang melakukan fungsi keuangan yang signifikan tidak mengoperasi pula berbagai sitem tersebut. Dalam unit perusahaan yang lebih kecil di mana pemisahan fungsi akan menjadi tidak praktis, auditor harus memverifikasi bahwa ada supervisi yang memadai atas berbagai pekerjaan ini.
  • Jika dibutuhkan, auditor harus menentukan apakan pengendalian kata sandi multitingkat digunakan untuk membatasi akses ke data dan aplikasi.
  • Jika digunakan hard drive yang dapat dipindahkan, auditor harus memverifikasi bahwa drive terkait dipindahkan dan disimpan dalam sebuah lokasi yang aman ketika digunakan.
  • Dengan memilih satu sample file cadangan, auditor dapat memverifikasi bahwa prosedur pembuatan cadangan dapat ditaati. Degan memmbandingkan nilai data dan tanggal disket cadangan, untuk file produksi, auditor dapat menilai frekuensi dan kecukupan prosedur pembuatan cadangan.
  • Auditor harus memverifikasi bahwa kode sumber aplikasi secara fisik aman (seperti disimpan dalam lemari besi) dan bahwa hanya versi kompilasinya saja yang disimpan di mikrokomputer.
  • Dengan mengkaji pengendalian pemilihan dan pengendalian sistem, auditor harus memverifikasi bahwa peranti lunak komersial yang digunakan dalam mikrikomputer dibeli dari vendor yang bereputasi untuk memastikan bahwa kebutuhan pengguna telah dipertimbangkan penuh dan bahwa peranti lunak yang dibeli memenuhi kebutuhan tersebut.
  • Auditor harus mengkaji berbagai teknik mengendalikan virus.

Kamis, 28 Oktober 2010

jawaban Audit SI

 Jawaban 
No. 1
A.
sertifikasi yang diorganisasikan tersebut bersifat global, seperti: CFA, ChFC, FRM, CPIM,
CPM, dan sebagainya yang terbukti menunjang karier dan peningkatan penghasilan. Biaya ujian sertifikasi sekitar $175 USD
.

B.
  1. Serendah-rendahnya memiliki latar belakang pendidikan Strata Satu (S1).
  2. Memiliki pengalaman profesional atau akademik sekurang-kurangnya 10 (sepuluh) tahun dibidang yang sesuai dengan tugas-tugasnya sebagai anggota Komite Audit.
  3. Memiliki rekomendasi dari minimal 2 (dua) orang anggota IKAI.
  4. Kesediaan untuk mengikuti pelatihan yang diselenggarakan oleh IKAI termasuk melunasi iuran anggota.
  5. Kesediaan mematuhi kode etik dan standar-standar IKAI.
C.
Profesi auditor internal sangat dibutuhkan oleh suatu organisasi apapun, baik perusahaan swasta, BUMN/BUMD, perusahaan multinasional, perusahaan asing, pemerintahan, lembaga pendidikan dan Organisasi Nir Laba. Dalam melakukan rekrutmen terhadap tenaga auditor internal untuk suatu organisasi, selain dapat diambil dari karyawan / staf dari bagian / Divisi lain, juga diperoleh dari pihak luar organisasi,  baik yang telah berpengalaman maupun yang baru lulus dari perguruan tinggi (fresh graduate). Persaingan untuk memperebutkan posisi auditor internal ternyata lebih ketat dibandingkan posisi tenaga staf akuntansi (accounting staff) atau auditor untuk Kantor Akuntan Publik (KAP), sebab auditor internal dapat diperebutkan oleh lulusan dari berbagai disiplin ilmu serta berbagai pengalaman kerja.

D.
publikasi yang dilakukan perusahan berkaitan dengan apa yang dilakukan oleh auditor TI. Proses ini melibatkan berbagai pengumpulan data yang berkaitan dengan keandalan pengendalian computer serta basis data yang telah dianalis oleh program program komputer, mengumpulkan berbagai bukti yang yang ada di dalam perusahaan apakah pengendalian internal berjalan baik atau tidak. 

E.
• penciptaan standar dan sertifikasi anggota
• penyelenggaraan pelatihan-pelatihan pengembangan keahlian profesional,
• pemberian informasi kepada pihak-pihak yang berkepentingan
• Penyelenggaraan riset-riset terkini yang relevan dengan pengembangan dan implementasi good corporate governance

F. Sekretariat IASII  Gedung Griya D'Ros Lantai 1 Jl.Tebet Utara Dalam No. 34  Jakarta 12820

G.
- Anggota biasa : Rp. 250.000,- (duaratus limapuluh ribu rupiah) per tahun ;
- Anggota muda : Rp. 75.000,- ( tujuhpuluh lima ribu rupiah) per tahun ;
- Anggota institusi : Rp.1.000.000,- ( satu juta rupiah) per tahun.


2. 
a. Untuk mendukung berbaqgai usaha untuk meningkatkan kepercyaan public atas pasar model dengan adanya undang undang ini untuk memperbaiki tata kelola perusahaan, pengendalian internal di dalam perusahaan dan adanya bentuk audit yang memiliki kualitasnya dalam kerja. 
b. Memastikan bahwa setiap hal dalam laporan keuangan telah disajikan dan dilakukan sesuai dengan prinsip dan standar akuntansi yang berlaku di Indonesia.
c.
  • Identifikasi resiko yang dihadapi sistem ini
  • Mengembangkan kendali untuk mengatasi resiko
  • Mendokumentasikan dan menguji pengendalian tersebut
  • Memonitor efektivitas pengendalian seiring waktu
  • Memperbaharui pengendalian sebagaimana dibutuhkan
d. Auditor internal, dibebani tanggung jawab untuk mengevaluasi, menilai, dan melaporkan
pengendalian intern entitas yang wajib dilaporkan oleh manajemen. Pengendalian intern
berkaitan dengan risiko. Risiko merupakan ancaman potensial atas nilai atau kegunaan aset
entitas.
e. Adanya peraturan baru yang dilakukan perusahaan akibat adanya undang undang ini. Harus adannya penggolongan transaksi yang material bagi laporan keuangan bagaimana transaksi itu dilakukan, catatan akuntan beserta akunnya dalam melaksanakan transaksi yang dilakuakn pihak persahaan, adanya catatan langkah langkah pemrosesan transaksi tersebut untuk laporan keuangan, pembentukan laporan keuangan untuk adanya laporan keuangan, pengungkapan, dan berbagai prediksi akuntasi kepada pihak manajemen pada perusahaan tersebut. Hal ini semua hasus dilakukan oleh auditor keuangan sebelum di bentuk laporan keuangan yang harus dilaporkan ke pihak manjemen perusahaan tersebut.